RS Bhayangkara Palembang Imbau Masyarakat Waspada Hantavirus
Tim Liputan : Sudirman
![]() |
| Ilustrasi Photo AI |
PALEMBANG – Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus, penyakit yang ditularkan melalui rodensia seperti tikus.
Imbauan tersebut disampaikan melalui materi edukasi kesehatan yang diterbitkan pihak rumah sakit guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penularan, gejala, serta langkah pencegahan hantavirus.
Dalam edukasi tersebut dijelaskan bahwa hantavirus dapat menular melalui paparan urin, kotoran, air liur, maupun debu yang telah terkontaminasi oleh tikus. Penularan dapat terjadi saat seseorang menghirup partikel yang terkontaminasi atau menyentuh benda tercemar kemudian menyentuh mata, hidung, maupun mulut.
Selain itu, gigitan tikus juga disebut dapat menjadi salah satu jalur penularan, meski kasusnya tergolong jarang. Secara umum, hantavirus disebut tidak mudah menular antar manusia.
Masyarakat diminta mewaspadai sejumlah gejala awal seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, lemas, mual, muntah, nyeri perut, hingga batuk dan sesak napas pada kondisi berat.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, menutup celah yang menjadi akses masuk tikus, serta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang terkontaminasi kotoran tikus.
Pihak rumah sakit juga mengingatkan agar masyarakat tidak membersihkan kotoran tikus dalam keadaan kering karena dapat memicu penyebaran partikel berbahaya ke udara.
Karumkit Bhayangkara M Hasan Palembang, KBP dr. dr. Budi Susanto, Sp.Bs-FIS, N-Vas(K), QHIA, mengajak masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala setelah terpapar tikus atau lingkungannya.
“Bila mengalami demam disertai sesak napas atau kondisi memburuk, segera cari pertolongan medis,” demikian imbauan dalam edukasi tersebut.
Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit yang berasal dari rodensia.*

0 Komentar
Indo Update Terkini menghargai partisipasi pembaca.
Redaksi berhak menyunting atau menghapus komentar yang melanggar hukum, etika jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.