Api membakar lahan ilalang dan semak belukar. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan selama sekitar empat jam.
BANYUASIN, INDOUPDATETERKINI – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Dusun II, Desa Perajin, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (11/8/2026).
Merespons kejadian tersebut, Polsek Banyuasin I bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dengan melibatkan Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S, S.H., Kanit Binmas Aiptu Syafei, S.H., personel Polsek Banyuasin I, satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT SAP beserta petugasnya, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Prajen.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan titik kebakaran dan berkoordinasi dengan masyarakat serta unsur terkait. Api kemudian dipadamkan menggunakan peralatan penyemprotan air.
Lahan yang terbakar diketahui berupa ilalang dan semak belukar. Proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam, dilanjutkan dengan pendinginan terhadap area yang terbakar dan sekitarnya guna memastikan tidak terdapat kembali titik api.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api berhasil dikendalikan. Tidak terdapat korban dari masyarakat maupun personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
Petugas juga melakukan klarifikasi kepada masyarakat sekitar dan penyelidikan terkait kepemilikan lahan. Garis polisi dipasang di lokasi sebagai bagian dari penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S, S.H., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama unsur terkait akan terus merespons setiap kejadian Karhutla secara cepat.
“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, personel langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemadaman. Kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat kembali menyala,” ujarnya.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas melakukan klarifikasi di lapangan untuk memastikan sumber api serta kepemilikan lahan.
Polres Banyuasin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi cuaca panas dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.
Situasi di lokasi berhasil dikendalikan. Pemadaman berlangsung aman dan tidak terdapat korban jiwa.*Humas
0 Komentar
Indo Update Terkini menghargai partisipasi pembaca.
Redaksi berhak menyunting atau menghapus komentar yang melanggar hukum, etika jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.