Laporan : Irman Oku
SD Negeri 16 Ogan Komering Ulu menggelar acara pentas seni dan pelepasan siswa-siswi kelas VI tahun ajaran 2025/2026, sekaligus pelepasan guru yang memasuki masa purna tugas. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah dengan suasana meriah, haru, dan penuh kebersamaan.
Acara ini turut dihadiri kepala sekolah, ketua komite, wali murid, para guru, serta seluruh siswa-siswi SD Negeri 16 OKU lainnya. Beragam penampilan seni ditampilkan oleh para siswa sebagai bentuk kreativitas sekaligus kenang-kenangan bagi siswa kelas VI yang akan meninggalkan bangku sekolah dasar.
Beberapa penampilan yang memukau di antaranya pentas seni lakon berjudul “Kenapa” yang mengangkat tema tentang bullying di lingkungan sekolah, pembacaan puisi bertema “Enam Tahun di Sekolah Tercinta” oleh siswa kelas VI, tari kreasi asal Sumatera Barat “Urang Minang Baralek Gadang”, tari kreasi asal Riau “Pacu Jalur”, hingga gerak dan lagu “Rukun Sama Teman”. Para siswa juga menyanyikan lagu “Selamat Tinggal Guruku” yang membuat suasana semakin haru.
Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler sekolah turut ditampilkan seperti taekwondo dan karate Lemkari yang mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan ucapan selamat kepada Ibu Hj. Khaima, S.Pd dan Ibu Nurmalisni, S.Pd yang telah memasuki masa purna tugas. Doa dan harapan terbaik diberikan agar keduanya senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan dalam menjalani masa purnabakti.
Dalam sambutannya, Kepala SDN 16 OKU, Darul Qutni menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kita masih diberi kesehatan sehingga dapat hadir di acara pentas seni SDN 16 OKU. Mohon maaf jika saya terlambat karena sebelumnya menghadiri penandatanganan kesepakatan penerimaan siswa baru tingkat Kabupaten OKU tahun 2026,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini kuota penerimaan siswa baru SDN 16 OKU masih menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKU karena keterbatasan ruang belajar di sekolah tersebut.
“Kami akan terus berusaha meningkatkan kebutuhan serta perlengkapan belajar mengajar semaksimal mungkin. Acara hari ini merupakan hasil dari program ekstrakurikuler yang telah direncanakan sekolah sejak tahun ajaran sebelumnya,” katanya.
Darul Qutni juga menegaskan bahwa lakon “Kenapa” yang ditampilkan siswa membawa pesan penting tentang pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
“Bullying bukan hanya tugas sekolah untuk mencegahnya, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi seluruh guru yang telah mempersiapkan acara dengan penuh kreativitas dan inovasi. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat dan karakter siswa.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan rasa bangganya karena pada tahun 2025 terdapat siswa SDN 16 OKU yang berhasil mewakili Kabupaten OKU pada ajang pekan olahraga tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Kepada siswa kelas VI, Darul Qutni menyampaikan bahwa surat tanda kelulusan akan diberikan pada tanggal 2 mendatang. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada dua guru yang memasuki masa purna tugas atas dedikasi dan pengabdiannya selama mengajar di sekolah tersebut.
“Terima kasih atas pengabdiannya selama ini. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan dan mari terus menjaga silaturahmi di antara kita,” ucapnya.
Selama acara berlangsung, suasana haru terasa ketika para siswa dan guru saling bersalaman dalam momen perpisahan. Tangis bahagia dan rasa kehilangan terlihat dari para siswa yang selama enam tahun menimba ilmu dan membangun banyak kenangan bersama guru serta teman-temannya.
Meski digelar secara sederhana, acara tersebut penuh makna dan menjadi kenangan manis bagi seluruh siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.***

0 Komentar
Indo Update Terkini menghargai partisipasi pembaca.
Redaksi berhak menyunting atau menghapus komentar yang melanggar hukum, etika jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.