Laporan : Budi
Editor : B- Al
Palembang, 3 November 2025 – Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Sumatera Selatan resmi mengukuhkan pengurus baru periode 2025–2030 dalam acara yang berlangsung di Aula DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum AIPI Pusat, Dr. Alfitra Salamm, APU, dan disaksikan para akademisi, mahasiswa, serta perwakilan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil.
Dalam sambutannya, Dr. Alfitra Salamm menegaskan bahwa AIPI harus menjadi laboratorium pemikiran dan kebijakan publik yang menjembatani dunia akademik dengan realitas pemerintahan dan masyarakat.
> “Kita menghadapi tantangan politik lokal yang tidak ringan, mulai dari lemahnya tata kelola partai hingga munculnya gejala normalisasi kejahatan demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua AIPI Sumsel, Dr. (c) Ade Indra Chaniago, M.Si, menyoroti pentingnya etika dan literasi digital di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).
> “AI membuka peluang besar bagi efisiensi pemerintahan, namun tanpa etika politik yang kuat, teknologi bisa menjadi alat manipulasi yang melemahkan demokrasi,” katanya.
Kegiatan juga diisi Diskusi Publik bertema “Politik di Era AI”, menghadirkan Dr. Meita Istianda, Dr. (c) Aris Munandar, dan Dr. Alfitra Salamm. Para narasumber sepakat bahwa AIPI harus menjadi pusat kajian strategis dalam menghadapi perubahan sosial-politik di era digital."***


0 Komentar
Indo Update Terkini menghargai partisipasi pembaca.
Redaksi berhak menyunting atau menghapus komentar yang melanggar hukum, etika jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.